KBR Prime. id ( Radio )

Simanjuntak, Maria Jane Tienoviani (2021) KBR Prime. id ( Radio ). Technical Report. Universitas Pembangunan Jaya, Tangerang Selatan.

[img] Text
ABMAS_MJ_KBR_EATING_DISORDER.pdf

Download (1MB)

Abstract

Eating disorders merupakan gangguan makan atau perilaku terkait makan yang berlangsung terus-menerus sehingga menyebabkan masalah kesehatan serius, baik fisik maupun psikososial. Eating disorders dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Apabila terjadi dalam jangka panjang, kondisi ini dapat membahayakan organ tubuh seperti jantung, tulang, sistem pencernaan, bahkan dapat mengancam jiwa (life-threatening). Masalah yang banyak dialami remaja pada saat ini merupakan manifestasi dari stres, diantaranya depresi, kecemasan, eating disorder, penyalahgunaan obat sampai penyakit yang berhubungan dengan fisik seperti pusing serta ngilu pada sendi. Persepsi body image yang negatif sering kali mempengaruhi tindakan seseorang untuk melakukan upaya pengurangan konsumsi makan. Keinginan untuk memiliki bentuk tubuh yang sempurna dan persaingan di dunia modeling membuat para model tersebut melakukan perilaku yang tidak tepat dalam mencapai tubuh yang ideal dengan melakukan diet yang terlalu ketat. Diet ketat yang dilakukan para remaja putri dapat berujung pada kebiasaan makan yang kurang baik yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya eating disorder sehingga akan berdampak negatif pada status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan eating disorder dengan status gizi pada remaja putri. Ada tiga jenis gangguan makan paling umum yang diketahui, antara lain: (Anoreksia, Bulimia dan Binge Eating Disorder). Anoreksia (istilah medis: anoreksia nervosa), dapat ditandai dengan kondisi seseorang yang makan lebih sedikit daripada yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Anoreksia bisa dikaitkan dengan gangguan kejiwaan, karena penderitanya terobsesi untuk kurus. Sedangkan Bulimia adalah gangguan makan yang ditandai dengan kecenderungan orang untuk makan dalam porsi banyak dan frekuensi sering. Binge eating disorder juga merupakan gangguan makan dengan ketidakmampuan kontrol diri untuk makan dalam porsi banyak dan frekuensi sering. Bagi lembaga pendidikan dan remaja perempuan, sebaiknya perlu diadakannya klinik khusus untuk pengecekan status gizi remaja di sekolah, perlu diadakan penyuluhan saat remaja atau siswa sekolah memasuki tahun ajaran baru mengenai macam dan bahaya perilaku makan menyimpang (Eating Disorder) dan mengenai status gizi agar dapat meminimalisir terjadinya gangguan makan.

Item Type: Laporan Penelitian Dosen (Technical Report)
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Divisions: Universitas Pembangunan Jaya
Depositing User: Alexandro Andika
Date Deposited: 29 Aug 2023 00:54
Last Modified: 29 Aug 2023 00:54
URI: http://eprints.upj.ac.id/id/eprint/5974

Actions (login required)

View Item View Item