Analisis Perbandingan Quantity Take-Off dengan Metode Konvensional dan BIM Terhadap Estimasi Biaya

Putri, Raysa Melati (2023) Analisis Perbandingan Quantity Take-Off dengan Metode Konvensional dan BIM Terhadap Estimasi Biaya. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Jaya.

[img] Text
1. Pendahuluan.pdf

Download (2MB)
[img] Text
2. Abstract.pdf

Download (224kB)
[img] Text
3. Abstrak.pdf

Download (300kB)
[img] Text
4. Daftar Isi.pdf

Download (234kB)
[img] Text
5. Daftar Gambar.pdf

Download (202kB)
[img] Text
6. Daftar Tabel.pdf

Download (203kB)
[img] Text
7. Daftar Lampiran.pdf

Download (233kB)
[img] Text
8. BAB I.pdf

Download (296kB)
[img] Text
9. BAB II.pdf

Download (913kB)
[img] Text
10. BAB III.pdf

Download (638kB)
[img] Text
11. BAB IV.pdf

Download (5MB)
[img] Text
12. BAB V.pdf

Download (286kB)
[img] Text
13. Daftar Pustaka.pdf

Download (210kB)
[img] Text
14. Lampiran.pdf

Download (3MB)

Abstract

Konstruksi pembangunan rumah tinggal di Indonesia saat ini masih memakai metode konvensional untuk mendesain gambar, menghitung volume pekerjaan, dan estimasi biaya. Metode konvensional dapat menimbulkan permasalahan saat perencanaan, seperti terjadinya perubahan pada gambar desain yang mengakibatkan harus memperhitungkan kembali untuk volume pekerjaan dan biaya yang mengakibatkan proses perencanaan membutuhkan waktu yang lebih lama, sehingga diperlukan sebuah sistem untuk membuat proses perencanaan lebih efisien yaitu dengan menggunakan BIM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan biaya dan quantity take-off yang diperoleh dari metode konvensional dan BIM. Objek yang diteliti adalah pekerjaan struktur dan dinding pada bangunan rumah tinggal 2 lantai, dengan menganalisis perbandingan biaya berdasarkan quantity take-off dari metode konvensional dan BIM. Hasil biaya yang diperoleh dari metode konvensional sebesar Rp436.206.400,25 dan metode BIM sebesar Rp425.189.839,78. Selisih biaya dari kedua metode tersebut sebesar Rp11.016.560,47 dimana biaya dengan metode BIM lebih rendah 2,53% dibandingan dengan metode konvensional. BIM memiliki kemampuan menghitung volume secara otomatis sehingga hasil yang diperoleh lebih akurat. Hasil volume yang akurat akan membuat estimasi biaya lebih efisien.

Item Type: Karya Tulis Ilmiah (KTI) (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: BIM, Konvensional, Quantity Take-Off, Estimasi Biaya
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknologi dan Desain > Teknik Sipil
Depositing User: Raysa Melati Putri
Date Deposited: 21 Jul 2023 01:57
Last Modified: 21 Jul 2023 01:57
URI: http://eprints.upj.ac.id/id/eprint/6447

Actions (login required)

View Item View Item