PEMAKNAAN KOMUNITAS ETNIS TERHADAP POSTER DIGITAL BERTEMA PROTOKOL KESEHATAN DALAM BAHASA DAERAH (Analisis Resepsi Poster Japelidi Pada Komunitas Akun Instagram @Klatenyoben dan @Lagubatak)

Ridwan, Muhammad (2021) PEMAKNAAN KOMUNITAS ETNIS TERHADAP POSTER DIGITAL BERTEMA PROTOKOL KESEHATAN DALAM BAHASA DAERAH (Analisis Resepsi Poster Japelidi Pada Komunitas Akun Instagram @Klatenyoben dan @Lagubatak). Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Jaya.

[img] Text
1. PENDAHULUAN .pdf

Download (765kB)
[img] Text
2. ABSTRACT.pdf

Download (149kB)
[img] Text
3. ABSTRAK.pdf

Download (150kB)
[img] Text
8. BAB I.pdf

Download (877kB)
[img] Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (263kB)
[img] Text
14. LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kampanye kesehatan terkait pencegahan pemaparan Covid 19 menjadi fenomena yang marak selama satu tahun sejak Indonesia dinyatakan mengalami pandemi. Salah satu tema yang diangkat adalah protokol kesehatan 5M. Berbagai media digunakan diantaranya poster seperti yang dilakukan oleh Japelidi. Daya tarik poster Japelidi adalah pada penggunaan 42 bahasa daerah. Poster yang menyasar masyarakat akar rumput di berbagai daerah ini semula dibagikan langsung dalam bentuk cetak. Namun dalam perkembangannya juga didistribusikan dalam format digital melalui akun media sosial Japelidi, salah satunya Instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pemaknaan komunitas etnis terhadap pesan protokol kesehatan berbahasa daerah dari Japelidi. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan adalah analisis resepsi dari Stuart Hall. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan yang merupakan anggota komunitas etnis di Instagram yakni @Klatenyoben dan @Lagubatak. Hasil penelitian menunjukkan hanya terdapat satu posisi pemaknaan terhadap preferred reading Japelidi terkait pesan protokol kesehatan berbahasa daerah, yakni dominant hegemonic reading. Tidak adanya posisi oppositional position dan negotiated reading karena kelima informan setuju dan paham dengan poster protokol kesehatan tersebut. Proses resepsi pada informan pun dipengaruhi beberapa faktor kontekstual antara lain etnis, pendidikan, pengalaman dan budaya kelompok. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penggunaan bahasa daerah dalam kampanye kesehatan dimaknai positif oleh komunitas etnis di media sosial.

Item Type: Karya Tulis Ilmiah (KTI) (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Humaniora dan Bisnis > Prodi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Muhafilah
Date Deposited: 26 Jan 2022 06:29
Last Modified: 26 Jan 2022 06:29
URI: http://eprints.upj.ac.id/id/eprint/2373

Actions (login required)

View Item View Item