Kajian Perubahan Ancaman Banjir Perkotaan Akibat Implementasi Kolam Retensi pada Bantaran Kali Pesanggrahan (Studi Kasus Cipulir Jakarta Selatan)

Hariansyah, Annisa Antika (2023) Kajian Perubahan Ancaman Banjir Perkotaan Akibat Implementasi Kolam Retensi pada Bantaran Kali Pesanggrahan (Studi Kasus Cipulir Jakarta Selatan). Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Jaya.

[img] Text
01. Pendahuluan.pdf

Download (1MB)
[img] Text
02. Abstract.pdf

Download (253kB)
[img] Text
03. Abstrak.pdf

Download (292kB)
[img] Text
04. Daftar Isi.pdf

Download (294kB)
[img] Text
05. Daftar Tabel.pdf

Download (235kB)
[img] Text
06. Daftar Gambar.pdf

Download (249kB)
[img] Text
07. Daftar Lampiran.pdf

Download (215kB)
[img] Text
08. Bab 1.pdf

Download (404kB)
[img] Text
09. Bab 2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
10. Bab 3.pdf

Download (2MB)
[img] Text
11. Bab 4.pdf

Download (1MB)
[img] Text
12. Bab 5.pdf

Download (321kB)
[img] Text
13. Daftar Pustaka.pdf

Download (318kB)
[img] Text
14. Lampiran.pdf

Download (3MB)

Abstract

Tinggi curah hujan dan luapan sungai dapat menyebabkan bencana banjir. Di Jakarta banyak wilayah yang terendam banjir salah satunya kawasan Cipulir, yang berada pada Jalan Ciledug Raya yang berdekatan dengan Kali Pesanggrahan. Perencanaan kolam retensi diharapkan dapat menjadi sebuah bangunan pengendalian banjir. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perubahan tingkat ancaman banjir berdasarkan dari luas dan kedalaman luapan banjir saat sebelum adanya penanggulangan serta adanya penanggulangan berupa penambahan kolam retensi. Metode yang dilaksanakan pada penelitian ini yaitu simulasi hidrolika menggunakan aplikasi EPA SWMM 5.2 dengan melakukan kalibrasi menggunakan RMSE dan juga aplikasi HEC-RAS 6.3.1 dengan metode 1D-2D Couled Model menggunakan HSS Nakayasu dengan periode ulang 10, 25, 50 tahun. Hasil dari penelitian ini mengatakan hasil kapasitas kolam retensi berdasarkan perhitungan yang dilakukan pada aplikasi EPA SWMM 5.2 pada kedalaman 0m adalah 0 m2. Pada kedalaman 3m adalah sebesar 17844.0 m3 dan pada kedalaman 5 m yaitu sebesar 33166.7 m3. Dapat dikatakan bahwa kondisi geometri pada sebelum adanya penanggulangan dan sesudah adanya kolam retensi memperlihatkan peta ancaman banjir yang berbeda berdasarkan luas limpasan nya. Limpasan yang terjadi pada saat sebelum adanya kolam retensi dan sesudah adanya kolam retensi pada periode ulang 50 tahun menunjukkan hasil yang sangat signifikan.

Item Type: Karya Tulis Ilmiah (KTI) (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Banjir, Kolam Retensi, EPA SWMM, HEC-RAS 1D-2D Coupled Model
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions: Fakultas Teknologi dan Desain > Teknik Sipil
Depositing User: Annisa Antika Hariansyah
Date Deposited: 25 Jul 2023 00:54
Last Modified: 25 Jul 2023 00:54
URI: http://eprints.upj.ac.id/id/eprint/6673

Actions (login required)

View Item View Item