Penggambaran Female Masculinity dalam Film The Woman King (Analisis Isi Kualitatif Bentuk Female Masculinity pada Karakter Nanisca dalam Film The Woman King)

Humaira, Nadhifa (2023) Penggambaran Female Masculinity dalam Film The Woman King (Analisis Isi Kualitatif Bentuk Female Masculinity pada Karakter Nanisca dalam Film The Woman King). Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Jaya.

[img] Text
1. Pendahuluan.pdf

Download (667kB)
[img] Text
2. Abstract.pdf

Download (117kB)
[img] Text
3. Abstrak.pdf

Download (81kB)
[img] Text
4. Daftar Isi.pdf

Download (86kB)
[img] Text
5. Daftar Gambar.pdf

Download (182kB)
[img] Text
6. Daftar Tabel.pdf

Download (118kB)
[img] Text
7. Daftar Lampiran.pdf

Download (98kB)
[img] Text
8. BAB I.pdf

Download (327kB)
[img] Text
9. BAB II.pdf

Download (372kB)
[img] Text
10. BAB III.pdf

Download (339kB)
[img] Text
11. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
12. BAB V.pdf

Download (180kB)
[img] Text
13. Daftar Pustaka.pdf

Download (185kB)
[img] Text
14. Lampiran.pdf

Download (2MB)

Abstract

Film yang menampilkan tokoh utama perempuan kulit berwarna masih menjadi anomali dalam industri perfilman Hollywood. Film The Woman King diangkat dari kisah nyata perempuan kulit hitam di Afrika yang kental dengan budaya patriarkal. Sosok Nanisca ditampilkan sangat kontras dengan standar ideal perempuan dalam masyarakat Afrika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggambaran female masculinity karakter Nanisca dalam film The Woman King. Teori Female masculinity dari Judith Halberstam merupakan konsep utama yang menjadi pisau analisis dalam penelitian. Konsep ini meliputi kategori butch realness, femme pretender, male mimicry, fag drag, dan denaturalize masculinity. Penelitian ini menggunakan paradigma postpositivisme dan metode analisis isi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan 84% adegan film menampilkan female masculinity dengan kategori male mimicry dan butch realness yang paling dominan. Kedua kategori tersebut tidak sesuai dengan gambaran perempuan ideal Afrika karena terdapat aspek maskulin seperti bentuk fisik dan keterlibatan peran pada ranah publik. Terdapat kategori fag drag yang tidak ditemukan, karena bentuk maskulinitas kontradiksi dengan kepercayaan dan budaya Afrika yang mengutamakan hubungan keluarga. Namun demikian, sosok seperti Nanisca adalah realitas perempuan Afrika yang jarang ditampilkan dalam industri film Hollywood yang sangat male centered.

Item Type: Karya Tulis Ilmiah (KTI) (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Female Masculinity, Film, Kultur Patriarki Afrika, Analisis Isi Kualitatif.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Fakultas Humaniora dan Bisnis > Prodi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Nadhifa Humaira
Date Deposited: 17 Jul 2023 04:53
Last Modified: 17 Jul 2023 04:53
URI: http://eprints.upj.ac.id/id/eprint/6373

Actions (login required)

View Item View Item