Evaluasi Tebal Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Menggunakan Metode AASHTO 1993

Andini, Refi Fauziah (2023) Evaluasi Tebal Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Menggunakan Metode AASHTO 1993. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Jaya.

[img] Text
1. Pendahuluan.pdf

Download (797kB)
[img] Text
2. Abstract.pdf

Download (181kB)
[img] Text
3. Abstrak.pdf

Download (212kB)
[img] Text
4. Daftar Isi.pdf

Download (366kB)
[img] Text
5. Daftar Gambar.pdf

Download (194kB)
[img] Text
6. Daftar Tabel.pdf

Download (196kB)
[img] Text
7. Daftar Lampiran.pdf

Download (332kB)
[img] Text
8. BAB I.pdf

Download (179kB)
[img] Text
9. BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
10. BAB III.pdf

Download (358kB)
[img] Text
11. BAB IV.pdf

Download (997kB)
[img] Text
12. BAB V.pdf

Download (167kB)
[img] Text
13. Daftar Pustaka.pdf

Download (162kB)
[img] Text
14. Lampiran.pdf

Download (2MB)

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang meliputi seluruh bagian jalan termasuk bangunan pelengkapnya. Kondisi Jalan Raya Jatake – Babakan saat ini, termasuk dalam kategori tingkat evaluasi tebal perkerasan jalan. Sehingga diperlukan adanya evaluasi tebal perkerasan kaku untuk mengetahui tebal perkerasan dan bagaimana volume lalu lintas berpengaruh terhadap tebal perkerasan. Pada penelitian ini, evaluasi tebal perkerasan menggunakan metode AASHTO 1993 dengan memperhatikan parameter seperti, umur rencana, distribusi arah, distribusi lajur, modulus subgrade, kemampuan pelayanan, reliabilitas, standar deviasi, modulus elastisitas, kuat lentur beton, koefisien drainase, koefisien transfer beban, dan volume lalu lintas rancangan. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data primer mengenai kondisi jalan, data volume lalu lintas, dan data lalu lintas harian. Data ini dilengkapi data sekunder melalui Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang. Data ini diolah dan mendapatkan hasil bahwa pada ruas Jalan Raya Jatake – Babakan terdapat 618 kendaraan smp/jam dengan rata – rata volume 536 smp/jam selama 5 (lima) hari pengambilan data. Tebal perkerasan menggunakan metode AASHTO 1993 didapatkan bahwa tebal perkerasan kaku pada Jalan Raya Jatake – Babakan sebesar 8 inch. Dalam prediksi 20 tahun mendatang, dengan asumsi pertumbuhan lalu lintas naik sebesar 1% setiap tahunnya, didapatkan bahwa dalam waktu 5, 10, 15, dan 20 tahun didapatkan tebal perkerasan sebesar, 8, 9, 10, 11 inch. Hal ini dapat dikatakan bahwa paling tidak perlu adanya penambahan 1 inch tebal perkerasan kaku pada Jalan Raya Jatake – Babakan. Dengan dilakukan evaluasi pada penelitian ini, diharapkan kedepannya dapat dilakukan evaluasi yang lebih baik mengenai perbandingan dengan metode lain dan survei lalu lintas yang lebih lengkap.

Item Type: Karya Tulis Ilmiah (KTI) (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perkerasan Kaku, Metode AASHTO 1993, Volume Lalu Lintas
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknologi dan Desain > Teknik Sipil
Depositing User: Refi Fauziah Andini
Date Deposited: 20 Jul 2023 03:28
Last Modified: 20 Jul 2023 03:28
URI: http://eprints.upj.ac.id/id/eprint/6488

Actions (login required)

View Item View Item